2020

Manfaat dan Macam-macam Promosi Bagi Perusahaan

Mengapa harus melakukan promosi perusahaan? Mengadakan promosi pada perusahaan sangat penting karena dapat mempengaruhi dari segi penjualan suatu produk atau jasa dan tentunya akan berdampak besar terhadap berlangsungnya aktivitas perusahaan tersebut. Maka dari itu tidak sedikit biaya promosi sangat mahal karena memiliki pengaruh yang sangat besar bagi penjualan perusahaan. Strategi promosi perusahaan tentu digunakan untuk menambah permintaan atau penjualan barang dan jasa yang ditawarkan, sehingga meningkatkan laba yang diperoleh. Selain itu promosi juga memberikan kemudahan dalam merencanakan strategi pemasaran selanjutnya, karena biasanya kegiatan promosi dijadikan sebagai cara berkomunikasi dengan calon konsumen.
Promosi adalah upaya untuk menawarkan atau memberitahukan produk atau jasa tertentu. Promosi ini tidak hanya dilakukan pada perusahaan saja, perusahaan start up sampai dengan usaha UKM dan UMKM perlu melakukan promosi dalam menjalankan usahanya. Dengan promosi, kalian akan lebih banyak memiliki link kerja serta tantangan baru yang lebih besar. Promosi dilakukan untuk menarik minat calon konsumen agar membeli atau mengenal produk anda. Harapan dari adanya promosi ini yaitu untuk meningkatkan penjualan.
Promosi perusahaan memang penting dilakukan baik yang sudah memiliki bisnis besar maupun kecil. Maxipro merangkum beberapa alasan, mengapa promosi diperlukan;
  1. Mengenalkan produk
Adanya promosi perusahaan adalah agar produk dikenal oleh konsumen, atau istilahnya brand awareness. Jika produk sudah dikenali konsumen maka penjualan akan meningkat dan keuntungan semakin bertambah. Promosi ini diutamakan untuk kalian yang memiliki produk baru.
2. Menciptakan loyalitas konsumen
Selain menciptakan brand awareness, promosi juga dilakukan agar menciptakan loyalitas konsumen. Loyalitas ini perlu diciptakan dan dipertahankan agar konsumen tidak beralih pada yang lain. Contoh menciptakan loyalitas pada konsumen, misal memberikan promosi dengan program menarik dan berhadiah, memberikan harga khusus untuk konsumen yang membeli banyak atau memberikan pada momen tertentu.
3. Membangun Merek
Membangun merek juga perlu dilakukan oleh pemilik usaha. Setelah brand awareness tercipta, langkah selanjutnya adalah membangun kesan positif terhadap merek tersebut. Cara membangun kesan yang positif adalah dengan memiliki produk yang berkualitas dan layanan yang baik.
4. Untuk sarana edukasi pelanggan
Selain 3 poin diatas tadi, manfaat lain dari promosi adalah untuk mengedukasi pelanggan. Dalam hal ini kalian dapat menjelaskan keunggulan produk, kegunaan serta bahan baku yang digunakan dan hal-hal yang berkaitan dengan produk tersebut. Dengan adanya promosi diharapkan dapat menginformasi dan memberi pengetahuan baru yang akan didapatkan oleh calon konsumen.
Untuk mendapatkan beberapa manfaat yang disebutkan di atas memang tidak mudah, ada beberapa strategi atau kegiatan promosi yang perlu anda lakukan. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut;
5. Iklan di Website dan Sosial Media
Website dan sosial media saat ini adalah cara promosi yang paling efektif secara massal kepada publik. Akan tetapi hal yang sulit dilakukan ketika melakukan promosi adalah mempersiapkan konten yang menarik agar pelanggan tertarik. Oleh karena itu, untuk mempersiapkan sebuah tema yang kreatif dan kekinian, persiapkan sebuah desain termasuk foto yang bagus dan promo yang akan ditawarkan.
6. Media Cetak Brosur
Sering sekali kita bahas bahwa brosur masih menjadi alat promosi cetak yang ampuh untuk digunakan. Jika brosur dibagikan pada tempat yang tepat seperti booth pameran, brosur akan membuat target tersadar akan eksistensi perusahaan maupun produk yang ditawarkan. Pembagian brosur juga termasuk salah satu cara paling mudah yang dapat dilakukan dalam kegiatan promosi. Dengan banyaknya ketersediaan perusahaan percetakan digital printing anda dapat dengan mudah mencetak brosur dalam jumlah sedikit secara berkala atau pun mencetak dalam jumlah banyak sekaligus.
7. Spanduk
Sama halnya brosur, spanduk jika ditempatkan pada lokasi yang strategis dapat membantu produk atau jasa kalian lebih mudah dikenal oleh banyak orang secara luas. Jenis Bahan spanduk yang digunakan harus sesuai dengan kebutuhan karena tersedia banyak jenis bahan yang berbeda-beda. Spanduk dipasang ditempat strategis agar banyak dilihat oleh pengguna jalan yang sehingga produk atau merek kita yang akan menjadi pertama terlintas jika mereka membutuhkannya.
Demikian macam-macam promosi dan manfaatnya bagi perusahaan, untuk menunjang hasil cetak promosi kalian, SimsPrinting menyediakan mesin finishing yang membuat promosi lebih menarik.

Beragam Ukuran Kartu Nama di Berbagai Negara


Tidak banyak yang tahu jika ternyata ukuran kartu nama di berbagai negara berbeda-beda. Pada dasarnya ukuran kartu nama bergantung pada standarisasi dari jasa percetakan yang anda gunakan. Atau dapat pula mengikuti keinginan anda. Jadi, ukuran ini bukanlah sebuah standar baku yang diharuskan. Namun hanya sebagai referensi jika anda ingin membuat kartu nama. Berikut ragam ukurannya :
  • Indonesia
Jika menggunakan standar Nasional Indoensia atau yang biasa disebut SNI, kartu nama diberi standar ukuran 9 x 5,5 cm atau 90 x 55 mm. Ukuran standar ini ternyata juga digunakan di beberapa negara lainnnya seperti  Australia, Denmark, New Zealand, Taiwan, Vietnam, India, Swedia, dan negara lainnya. Apakah kartu nama anda sudah sesuai dengan standar SNI?
  • Jepang
Ukuran kartu nama dari negara sakura ini hanya berbeda 1 mm dari ukuran Standar Nasional Indonesia. Ukuran kartu nama di Jepang yang biasanya digunakan adalah 91 mm x 55 mm. Ukuranya tidak akan jauh berbeda dengan standar orang Indonesia
  • Asia
Ternyata beberapa negara di Asia memiliki standar kartu namanya sendiri. Misalnya Singapore, Hongkong, Tiongkok, dan Malaisya. Ukuran yang digunakan adalah 90 mm x 54 mm. Ukuran ini juga tidak jauh berbeda dengan ukuran yang digunakan di Indonesia ataupun di Jepang.
  • Eropa
Kemudian ada juga kartu nama standar Eropa punya ukuran yang sama seperti kartu kredit, yakni sekitar 85 x 55 mm. Sekadar info, standar pembuatan kartu kredit internasional mengharuskan sudut melingkar dan ketebalan tertentu. Kartu nama standar Eropa ini biasa digunakan di United Kingdom, Belanda, Swiss, Belgia, Portugal, Turki, Itali, Prancis, Spanyol, dan negara Eropa lainnya.
  • Amerika
Amerika ternyata memiliki standar ukuran kartu namanya sendiri, yaitu 51 x 89 mm atau 2 x 3,5 inchi. Ukuran ini ternyata juga banyak digunakan oleh negara-negara lainnnya, seperti Republik Ceko, Bulgaria, Mexico, Korea Selatan, Finlandia, Rusia, Afrika Selatan, Argentina, Brazil, Kroasia, Polandia, dan masih banyak lagi negara liannya. Negara Amerika Latin biasanya yang paling banyak  menggunakan ukuran kartu nama ini sebagai standarnya.
Ukuran-ukuran kartu nama di atas hanyalah standar umum yang biasa digunakan orang di banyak negara. Namun anda tidak perlu pusing untuk memikirkannya jika anda hendak membuat kartu nama yang berbeda dengan ukuran-ukuran di atas. Anda tentu dapat menumpahkan kreativitas anda sendiri pada kartu nama yang akan anda buat, mulai dari ukuran yang besar hingga yang kecil. Entah dalam bentuk yang biasa atau bahkan kartu nama yang bisa dilipat. Semuanya tergantung pada kreatifitas anda. Pastikan kartu nama anda menyampaikan informasi penting yang diperlukan namun juga diingat oleh sang penerima kartu nama karena keunikannya. Namun, jika anda kebingungan untuk menentukan ukuran, anda bisa saja mengikuti standar yang ada. Selamat mencoba!
Referensi : Dikutip dari berbagai sumber

Mengulas Dunia Percetakan Digital

Percetakan digital atau digital printing merupakan metode percetakan yang menggunakan mesin berteknologi digital sehingga memungkinkan terjadinya proses percetakan langsung pada media cetak yang digunakan. Percetakan berbasis digital ini merupakan teknologi cetak yang menerima data cetak elektronik dan menggunakan titik (dot) untuk replikasinya. Dengan kata lain, digital printing merupakan teknologi cetak yang memanfaatkan komputer sebagai penerima data cetaknya dan memanfaatkan prinsip titik dalam proses cetaknya. Di mana, gambar pada media cetak, baik itu kertas, tekstil, plastic, dan lain-lain,  tersusun dari kumpulan titik-titik.



Digital printing merupakan sebuah hasil pengembangan dari metode percetakan konvensional yang menggunakan mesin cetak offset dan juga sablon (screen printing). Kehadiran digital printing  tentu menjadi sebuah jawaban bagi kebutuhan percetakan saat ini, di mana segala sesuatu dituntut untuk serba instan.
Ya, bagaimana tidak? Dengan adanya teknologi  printing, kita tidak perlu lagi melakukan proses pra cetak seperti pada mesin offset dan sablonDimana, kita harus membuah film, plat cetak, dan juga afdruk screen (sablon). Digital  printing jelas memberikan waktu proses cetak yang jauh lebih singkat dibandingkan mesin cetak offset. Untuk lebih mudahnya bisa dilihat dengan penjelasan di bawah ini :
  • Offset Printing : File Gambar > Film / CTP (Computer to Plate) / Plate + Mesin > Media
  • Screen Printing : File Gambar > Film / Kalkir > Screen + Media
  • Digital Printing : File Gambar > Mesin > Media
Namun, tetap saja, kehadiran digital printing sendiri tidak lepas dari perkembangan kedua jenis metode cetak lainnya yaitu offset dan screen printing.
Jika dikelompokkan menjadi 2 kelompok besar, maka ada 2 jenis perkembangan dalam dunia percetakan. Jenis yang pertama adalah static printing, yang merupakan proses penggandaan informasi yang sama dan hanya menghasilkan cetakan dalam jumlah besar. Untuk mengubah satu informasi kecil pada hasil cetak dibutuhkan usaha yang cukup besar. Dalam hal ini kita mengacu pada metode printing offset.
Jenis yang kedua adalah dynamic printing. Dengan jenis ini, proses produksi informasi dapat berubah-ubah dalam setiap lembaran cetakan.  Jenis printing ini mengacu pada percetakan sejenis mesin fotokopi yang dapat menggandakan informasi yang berbeda-beda pada lembaran kertas tergantung pada informasi apa yang ingin kita gandakan. Namun jika ditarik lebih jauh, konsep dynamic printing ini banyak ditemukan pada teknologi digital printing.
Dari penjelasan di atas jelas terlihat bahwa digital printing memiliki konsep yang lebih praktis. Selain proses cetak yang cepat, digital printing dapat mencetak file sesuai dengan keinginan kita tanpa minimal jumlah cetak. Selain itu, hasil cetak pada digital printing dapat langsung terlihat. Proses percetakannya pun lebih ringkas sehingga mudah bagi kita untuk mempelajari dan menggunakannya. Selain itu, tidak diperlukan banyak orang untuk percetakan digital ini. Tidak heran jika saat ini metode offset printing dan screen printing mulai ditinggalkan dan beralih kepada digital printing.
(Dari berbagai sumber)